Kelebihan Dan Kekurangan Psikoterapi
Psikoterapi
Sumber :
Psikoterapi berasal dari dua kata, yaitu “psyche” yang berarti “jiwa” dan “therapy” yang berarti
“pengobatan”. Jadi “psikoterapi” berarti “pengobatan jiwa” .Sampai saat ini psikoterapi dianggap
sebagai aspek murni psikiatri yang merupakan bagian integral dari praktek psikatri dan relevant
digunakan pada gangguan psikiatrik, Psikoterapi digunakan untuk ,meningkatkan sikap fleksibilitas,
kebebasan, kebahagian dalam hidup mereka.
Psikoterapi merupakan usaha seorang terapis untuk memberikan suatu pengalaman baru bagi
orang lain. Pengalaman ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengelola
distres subjektif. Ini tidak dapat mengubah problem pasien yang ada.Tetapi dapat meningkatkan
penerimaan diri sendiri, membolehkan pasien untuk melakukan perubahan kehidupan dan menolong
pasien untuk mengelola lingkungan secara lebih efektif.
Kelebihan Psikoterapi
- Menghemat waktu, karena klien tidak perlu Repot-repot untuk datang ke tempat Psikoterapis
- Lebih Hemat dan Murah, biasanya Psikoterapi yang di Lakukan secara Online memiliki Cost harga yang lebih murah ketimbang Datang langsung ke Tempat Terapis, bahkan ada Psikoterapis yang tidak di pungut biaya alias Gratis
- Cocok untuk Orang yang Memiliki Kepribadian Tertutup alias Pemalu, biasanya orang Pemalu akan lebih terbuka dan Berani jika Terapis di lakukan jarak jauh ketimbang Bertatap Muka langsung
Kekurangan Psikoterapi
- Sang Terapis, dalam hal ini sang Psikolog, tidak mengetahui bagaimana keadaan klien sesungguhnya itu seperti apa.
- Terapis tidak bisa mengetahui bagaimana Bahasa Tubuh si Klien, tatapan mata klien, dan cara bicara si klien, seperti kita tahu bahwa bahasa tubuh, tatapan mata, dan cara bicara merupakan entry point bagi seorang Psikolog untuk bisa mengetahui Kepribadian, karakteristik, dan bahkan Permasalahan yang sedang di alami Sang Klien
Sumber :
- Ifdil. (2013). Konseling online sebagai salah satu bentuk pelayanan e-konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1 (1), 15-22.
- Guilfoyle, M. (2005). From therapeutic power to resistance: Therapy and cultural hegemony. Theory & Psychology, 15(1), 101-124


Comments
Post a Comment